Inovasi Pengembangan Vaksin Neo Rabivet dan Aplikasi Vetmalance bukti Kemandirian Bangsa di Era 4.0

11-11-2020 | Pusvetma
berita

Inovasi yang tiada henti terus dilakukan Pusvetma dari waktu ke waktu. Baru saja Pusvetma meluncurkan aplikasi terbaru yang diberi Nama VetmaLance yakni Veteriner Farma layanan Cepat (11/11/20). Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. Ir. Nasrullah M.Sc dengan bangga melakukan launching aplikasi Vetmalance sekaligus membuka acara seminar online (webinar) Kajian hasil vaksinasi Neo Rabivet secara masal pada anjing di kabupaten kerinci prov Jambi dan kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan arahan dan dukungan yang luar biasa kepada Pusvetma yang menggagas aplikasi layanan cepat tesebut sebagai upaya baru strategi pemasaran.

“Pusvetma menjawab tuntutan inovasi teknologi di era 4.0 dengan penyediaan aplikasi pemasaran daring, yaitu dengan Vetmalance. Apa yang dilakukan Pusvetma ini memberikan kemudahan, akses yang luas kepada masyarakat untuk mendapatkan produk-dan informasinya” ujar Nasrullah dalam sambutannya.

Nasrullah melanjutkan sambutannya serta berpesan “ Tentunya kami sangat mengapresiasi atas terobosan-terobosan yang dilakukan Pusvetma saat ini, dan aplikasi ini tentu harus selalu di update (diberbarui) serta di evaluasi apakah Aplikasi ini mampu melayani, terinfokan, efisien dan efektif” lanjut Nasrullah.

“Dengan evaluasi maka dapat diketahui apakah informasi tersampaikan atau tidak kepada masyarakat, harapannya produk Pusvetma semakin banyak yang diminati dan digunakan”.
Peserta daring dan luring dalam kegiatan launching Vetmalance kemudian mendapatkan pesan penting yang disampaikan oleh Nasrullah, yakni “Bahwa produk Indonesia saat ini sudah mampu bersaing dengan produk impor. Ketergantungan vaksin impor harus dikurangi “ pesan Nasrullah.“

Peluncuran aplikasi Vetmalance mendapatkan applause yang meriah dari peserta webinar. Pada saat yang sama dukungan kepada Pusvetma juga disampaikan oleh Direktur Kesehatan Hewan, dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim.

Acara kemudian berjalan lancar serta dilanjutkan dengan webinar kajian hasil vaksinasi Neo Rabivet. Antusias peserta nampak begitu besar dalam kegiatan tersebut. Setelah melalui penelitian, uji laboratorium dan uji lapang, Neo Rabivet yang merupakan satu-satunya vaksin rabies buatan anak negeri saat ini bisa jauh lebih baik dari sebelumnya dengan hasil kajian penelitian yang disajikan oleh para narasumber yang terdiri dari para pakar maupun dari Komisi Ahli Kesehatan Hewan.

Semoga semangat nasionalis kita masih melekat kuat seperti semangat para pejuang dalam meraih kemerdekaan. Pusvetma membuktikan diri menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang membangun dunia dengan produk-produk untuk kesehatan hewan dan tentunya aplikasi Vetmalance menjadi inovasi teknologi yang makin mempermudah pembeliannya. Selamat buat Pusvetma dan Aplikasi Vetmalance.

Narahubung:
Drh. Agung Suganda, M.Si (Kapusvetma)