Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

BBVF Pusvetma Hadirkan Inovasi Kesehatan Hewan pada Expo PENAS XVII 2026, Perkuat Dukungan bagi Peternak Indonesia

25/06/2026 07:57:00 Admin Satker 15

Gorontalo, Juni 2026Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma turut berpartisipasi dalam Expo Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan inovasi kesehatan hewan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya peternak Indonesia. Keikutsertaan ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sarana edukasi, diseminasi teknologi, dan penguatan kolaborasi untuk mendukung pembangunan subsektor peternakan yang maju, modern, dan berkelanjutan.

Melalui stan pameran, BBVF Pusvetma memperkenalkan berbagai produk, teknologi, dan layanan di bidang kesehatan hewan kepada peternak, akademisi, pelaku usaha, penyuluh, mahasiswa, serta masyarakat umum. Pengunjung memperoleh informasi mengenai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan, pemanfaatan vaksin veteriner, serta layanan laboratorium yang mendukung deteksi dan penanganan penyakit secara cepat, tepat, dan akurat.

Partisipasi ini menjadi semakin relevan di tengah tantangan meningkatnya ancaman penyakit hewan serta kebutuhan akan produk pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Melalui berbagai inovasi yang ditampilkan, BBVF Pusvetma berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan sebagai fondasi utama dalam mendukung produktivitas peternakan dan ketahanan pangan nasional.

Selain menghadirkan layanan informasi, BBVF Pusvetma juga menampilkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dimanfaatkan dalam mendukung program kesehatan hewan nasional. Berbagai inovasi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi peternak dalam menekan risiko kerugian akibat penyakit, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing produk peternakan Indonesia.

Keikutsertaan dalam PENAS XVII juga menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah, dunia akademik, pelaku usaha, dan peternak. Interaksi yang terjalin selama kegiatan diharapkan dapat menghasilkan masukan konstruktif bagi pengembangan produk, layanan, dan teknologi kesehatan hewan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan di lapangan.

Kepala Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma, drh. Edy Budi Susila, M.Si., menyampaikan bahwa PENAS merupakan wadah yang sangat strategis untuk memperkenalkan berbagai inovasi pemerintah kepada masyarakat luas.

“PENAS menjadi momentum penting bagi kami untuk memastikan bahwa hasil penelitian, pengembangan vaksin, dan berbagai layanan kesehatan hewan yang dikembangkan Pusvetma tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh peternak. Melalui inovasi tersebut, kami berharap dapat membantu meningkatkan kesehatan ternak, produktivitas usaha, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” ujar Edy.

 

Melalui partisipasi aktif dalam PENAS XVII, BBVF Pusvetma menegaskan komitmennya sebagai institusi yang terus berinovasi dalam mendukung pembangunan peternakan nasional. Dengan memperkuat layanan kesehatan hewan, pengembangan vaksin veteriner, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BBVF Pusvetma siap menjadi mitra strategis peternak Indonesia dalam mewujudkan peternakan yang sehat, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju tercapainya swasembada pangan nasional.