rekap Pengaduan

Rekap Pengaduan BBVF Pusvetma

REKAP PENGADUAN

NO. TANGGAL NAMA ISI PENGADUAN STATUS KETERANGAN
1 23-11-2023 Andik Prasetyawan / Global Dairy Alami Kab. Subang

Setelah 3-4 jam post vaksinasi Anthrax menggunakan vaksin Anthravet kode batch A101CC05/ED. Nov 24, terjadi hipersalivasi berdarah pada seekor sapi perah.

Selesai Pada tanggal 23 November 2023 Drh. Witnahum Sodik menghubungi langsung Sdr. Andik Prasetyawan untuk mendapatkan informasi terkait jumlah sapi yang sudah tervaksinasi, dan aplikasi vaksinnya, namun tidak segera memberikan respon riilnya dan menjawab pertanyaan masih ditampung. Keterangan yang diberikan hanya menyebutkan 3 ekor seperti video yang keluar KIPI, keluar 3-4 jam pasca vaksinasi, dan 3 ekor pedet yang keluar KIPI sudah mati. Sdr Andik P juga belum bisa memberikan penjelasan terkait permintaan informasi apakah sempat dilakukan pengambilan sampel terhadap 3 ekor sapi tersebut dan dilakukan pengujian di BVet Subang. Meminta data/informasi lengkap tentang jumlah ternak yang divaksin, aplikasi vaksin, kapan dilakukan vaksinasi, hasil pemerikasaan laboratoris terhadap ternak yang terdapat gejala tidak.
2 22-11-2023 Drh. Rina Mahyaningsih / Balai Karantina Pertanian Semarang

Kit Elisa Rabies (KER) batch 10 produksi BBVF Pusvetma tidak mendapatkan nilai OD sampai batas waktu. Nilai OD K4 tidak mengalami kenaikan sampai dengan inkubasi substrat 40 menit (hanya sampai di angka 0,8 tidak ada kenaikan lagi).

Selesai 1. Telah ditelusuri terhadap hasil pengujian KER bach 10 (D101CD10) yang diterbitkan pada tanggal 16 Oktober 2023 menunjukkan hasil Memenuhi Syarat; 2. Kepala BBVF Pusvetma menugaskan drh. Ekky Valinia DM, M.Sc dan drh. Yanita Anjarsari ke Balai Karantina Pertanian Semarang tanggal 23-24 November 2023 untuk melakukan pengujian bersama; 3. Pada tanggal 24 November 2023 dilakukan pengujian bersama tim Pusvetma dan Tim BKP Semarang (drh. Rina dan drh. Fransiska)
3 30-03-2023 Ari / BVet Lampung

Hasil uji antigen RBT terdapat seperti gumpalan-gumpalan kecil sehingga tampak seperti positif palsu.

Selesai 1. Melakukan pengujian menggunakan antigen RBT dengan nomor batch sesuai dengan pengaduan yaitu B101CC14 dan B101CC02 dan didapatkan hasil uji yang bagus; 2. Hasil pengujian terhadap semua arsip yang disimpan di PMP baik secara langsung diuji maupun dibiarkan dulu hasilnya sama bagus tidak ada tampak adanya gumpalan.
4 13-04-2020 Drh. Santi (Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan)

Beberapa Antigen Pullorum diterima dalam kodisi merember isinya.

Selesai Dilakukan penggantian sebanyak 1 vial Antigen Pullorum
5 26-01-2020 Drh. Coorey (Dinas Pertanian Propinsi Bangka Belitung)

10 vial vaksin Neo Rabivet yang dibeli dan dikirim pada tahun 2019 diterima dalam kondisi pecah

Selesai Sudah ditindaklanjuti dengan surat Kapusvetma tanggal 27 Januari 2020 dan Pusvema telah melakukan penggantian sebanyak 10 vial vaksin Neo Rabivet
6 18-09-2019 Prof. Retno R. Soejodono

Konfirmasi titer antigen dan antisera AI, sesuai surat tanggal 18 September 2019

Selesai Sudah ditindaklanjuti melalui surat Kapusvetma tanggal 25 September 2019
7 17-09-2019 Manajer Kandang Jatinom Farm

Meminta penjelasan karena ayam yang divaksin ND F (Lentovet) produksi Pusvetma terkena outbreak ND dengan kematian mencapai 55%.

Selesai Sudah dilakukan investigasi oleh tim Pusvetma pada tanggal 18 September 2019 dengan penjelasan sebagaimana tertuang dalam Laporan Investigasi oleh tim
8 14-08-2019 Amalia Dinar (Mahasiswi FKH Unair)

Konfirmasi mengenai titer Antigen AI 2.3.2

Selesai Sudah dilakukan penyampaian penjelasan produk knowledge dan sudah dilaksanakan oleh pelanggan. Hasil titer antigen sesuai leaflet
9 17-05-2019 Drh. Happy (Labkeswan Kesmavet Aceh)

Titer Antigen ND rendah

Selesai sudah ditindaklanjuti melalui telepon oleh Kepala Bidang PPMPP
10 04-04-2019 Ir. H. Dadang Sudarya, MMT (Disnakkeswan Prov Kaltim)

Permohonan penjelasan kualitas dan keamanan vaksin jembrana

Selesai Sudah ditindaklanjuti melalui surat Kapusvetma No. 05005/PK.350/F4.H/04/19